Laman

Cari Di Blog Ini

Memuat...

Kamis, 04 Juni 2009

Nizhamul Usar (Usrah)

Islam menekankan perlunya pembentukan usar (usrah-usrah/kelompok-kelompok) dari pengikutpengikutnya, yang dapat membimbing mereka kepada puncak keteladanan, mengokohkan ikatan hatinya, dan mengangkat derajat ukhuwahnya; dari kata-kata dan teori menuju realita dan amal nyata. Karena itu -wahai saudaraku- usahakan agar dirimu menjadi batu bata yang baik bagi bangunan (Islam) ini.

Sedangkan pilar-pilar ikatan ini ada tiga; hafalkan dan usahakan untuk mewujudkannya, sehingga ia tidak hanya menjadi beban berat yang kering tanpa ruh:

1. Ta'aruf (Saling Mengenal)

la adalah awal dari pilar-pilar ini. Karenanya, saling mengenallah dan saling berkasih sayanglah kalian dengan ruhullah. Hayatilah makna ukhuwah yang benar dan utuh di antara kalian, berusahalah agar tidak ada sesuatu pun yang menodai ikatan kalian, hadirkanlah selalu bayangan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits yang mulia di benakmu.

Sabda Rasulullah saw, berikut:

“Seorang mukmin dengan mukmin yang lainya itu ibarat bangunan yang sebagianya mengokohkan sebagian yang lain.”

“Seorang muslim itu saudara muslim lainya; tidak menzalimi dan menyerahkanya (kepada musuh).”

"Orang-orang yang beriman itu, dalam hal berkasih sayang dan berlemah lembut, semisal jasad yang satu."

Dalil: Al- Qur’an surat Al- Hujurat:10, Ali Imran:103

2. Tafahum (Saling Memahami)

Ia adalah pilar kedua dari pilar-pilar sistem ini. Karenanya, istiqamahlah kalian dalam manhaj yang benar, tunaikan apa-apa yang diperintahkan Allah kepadamu, dan tinggalkan apa-apa yang dilarang. Evaluasilah dirimu dengan evaluasi yang detail dalam hal ketaatan dan kemaksiatan, setelah itu hendaklah setiap kalian bersedia menasehati saudaranya yang lain begitu aib tampak padanya. Hendaklah seorang akh menerima nasehat saudaranya dengan penuh rasa suka cita dan ucapkan terima kasih padanya.

Cat: Agama adalah nasihat

3. Takaful (Saling Menanggung Beban)

Ia adalah pilar yang ketiga. Hendaklah sebagian dari kalian memikul beban sebagian yang lain. Demikian itulah fenomena konkret iman dan intisari ukhuwah. Hendaklah sebagian dari kalian senantiasa bertanya kepada sebagian yang lain (tentang kondisi kehidupannya). Jika didapatkan padanya kesulitan, segeralah memberi pertolongan selama ada jalan untuk itu. Hadirkan di benakmu kandungan sabda Rasulullah saw. ini,

"Seseorang berjalan (Pergi) dalam rangka memenuhi hajat saudaranya itu lebih baik dari pada itikaf satu bulan di masjidku ini."

"Barangsiapa memasukkan kegembiraan pada ahlul bait dari kalangan kaum muslimin, Allah tidak melihat balasan baginya kecuali surga."

Semoga Allah mengikat hati kalian dengan ruh-Nya. Dialah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.

Dikutip dari Buku Risalatut Ta’lim Imam Hasan Al- Banna

0 komentar:

Poskan Komentar

Recent Posts