إن الشيطان قعد لإبن آدم بطريق فقعد له بطريق الإسلام فقال: أتسلم وتركت دينك ودين آبائك؟ فعصاه وأسلم ثم قعد له بطريق الهجرة فقال: أﺗﻬاجر؟ أتدع أرضك وسماءك؟ فعصاه وهاجر ثم قعد له بطريق الجهاد فقال: أتجاهد وهو تلف النفس والمال فتقاتل فتقتل فتنكح نساؤك
“Sesungguhnya syaitan itu menghasut anak Adam dengan berbagai cara. Lalu (pertamanya) ia menghasut melalui jalan agama Islam itu sendiri dengan berkata: Apakah kamu menganut Islam dan meninggalkan agamamu dan agama nenek moyangmu? Anak Adam enggan mengikutinya dan tetap berpegang dengan Islam. Kemudian dia menghasut pula di jalan hijrah, lalau dia berkata: Adakah anda ingin berhijrah meninggalkan tanah air dan kampung halaman? Lalu anak Adam mengingkarinya dan tetap berhijrah. Kemudian syaitan menghasut pula di jalan jihad dengan berkata: “Adakah engkau ingin sedangkan jihad itu membinasakan jiwa dan harta benda engkau, kemudian engkau berperang lalu engkau dibunuh, kemudian isteri engkau dikahwini orang dan harta kekayaan engkau dibahagi-bahagikan. Lalu anak Adam tetap mengingkari syaitan dan terus berjihad. Kemudian Rasulullah saw bersabda: Maka Barangsiapa yang bersikapdemikian kemudian ia mati maka adalah hak Allah SWT memasukkannya ke dalam syurga”. (An-Nasa’i)
___________________________________________
“Syaitan bagi orang-orang mukmin telah bertemu syaitan bagi orang-orang kafir, lalu di dapati syaitan bagi orang-orang kafir dalam keadaan gemuk montel sedangkan syaitan bagi orang-orang mukmin dalam keadaan kurus kering bertelanjang dan kusut masai. Lalu syaitan bagi orang-orang kafir itu bertanya kepada syaitan bagi orang-orang mukmin: Kenapa kamu kurus kering?. Lalu ia menjawab: “Aku bersama seorang lelaki yang apabila ia makan ia menyebut nama Allah, lalu aku terus kelaparan, apabila ia minum ia menyebut nama Allah, lalu aku terus dalam keadaan dahaga, apabila ia memakai pakaian ia menyebut nama Allah menyebabkan aku terus bertelanjang. Apabila ia memakai minyak rambut juga ia menyebut nama Allah menyebabkan aku terus kusut masai”.Kemudian syaitan bagi orang-orang kafir itu berkata: “Tetapi aku bersama lelaki yang tidak berbuat demikian sedikitpun, maka aku bisa mendapat makan, minum dan pakai dengannya”.(HR. Abu Hurairah)
___________________________________________
Demi Allah, wahai pamanku seandainya mereka bisa meletakkan matahari di tangan kananku dan rembulan di tangan kiriku agar aku meninggalkan dakwah ini. Niscaya tidak akan aku tinggalkan urusan ini sampai Allah SWT. memenangakan dakwah ini atau semuanya akan binasa’.(Sabda Rosul)
___________________________________________






0 komentar:
Poskan Komentar